Minggu, 28 September 2008

Puisi

Setitik Cahaya Terang

Ketika hati merasa gunda

Resa, dan gelisa

Entah apa yang aku perbuat

Apakah marah, apakah sedih dan

Apakah tertawa seperti orang gila

Kebingungan semakin membelenggu

Dalam diri ini

Sekejap ku tertegun menatp alam

Dan terhanyut dalam fikiran

Betapa indahnya keagunganMu

Betapa dasyatnya penciptaannMu

Biarlah aku melewati bara api

Biarlah aku terkena tsunami

Namun keteguhan hati

Tetap untukMu ya robbi…..

Ketabahan hati yang membara

Meluluh lantakkan kebingungan ini

Wahai pencipta langit dan bumi

Aku merasa bersyukur

Atas karuia dan pemberianMu ini

By : Slamet Ichlasul Amal

1 komentar:

anggri says mengatakan...

Salam... Ceilee, aa' slamet pnter bkin puisi y0w.. Te 0p pe be ge te dah... Em..m iklan sbntar y, bl0g pribadiq d tanfitang.blogspot.com, afwan q gag bsa buat link alnya gag pke PC niy, emm..m bri c0mment y0w d bl0gq,..
Slam..